Edukasi Asuransi Syari’ah : Pentingkah?

Di tengah obrolan ringan dengan ikhwan seprofesi, sebagai guru dan pebisnis, H. Erdian bertanya, “Gimana respon jama’ah kita terhadap masalah finansial sebagaimana sudah beberapa kali di-share di grup WA ?”. “Masih kurang responsif, hanya sebagian kecil saja,” jawab saya.

Itulah yang tergambar dari beberapa kali prospek, baik via WA group maupun secara langsung. Sebagaimana diungkapkan dalam tulisan sebelumnya, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia dalam berasuransi masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara lain. Bahkan ada yang lebih ironis lagi, tidak percaya pada asuransi akan tetapi ketika disodorkan pada program investasi ‘bodong’ sebagian masyarakat justru lebih memilih investasi bodong tersebut. Padahal eksistensi dunia asuransi sudah mendapat peresmian dan jaminan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan jaminan reasuransi baik tingkat nasional maupun internasional.

Tapi di balik itu semua, ini menjadi tantangan tersendiri dan sebagai pemicu lebih semangat lagi dalam mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya berasuransi sehingga mereka kemudian dapat menentukan berbagai pilihan atas layanan-layanan dalam berasuransi. Apalagi kini, asuransi yang cukup menggeliat adalah asuransi yang berbasis syari’ah. Ini akan menjadi solusi cerdas bagi kaum muslimin dalam memilih jenis asuransi yang terbebas dari unsur riba, gharar dan maisir.

Pentingnya edukasi asuransi terhadap masyarakat sangat dirasakan oleh Norman Nugraha sebagai Chief Agency Officer Syariah Sun Life Financial Indonesia. Dalam acara Seminar Edukatif Asuransi Syariah untuk Masyarakat Aceh, beliau mengatakan bahwa tujuan kerja sama Sun Life dengan MES [Masyarakat Ekonomi Syariah] adalah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan finansial syariah. Selain untuk meningkatkan pangsa pasar asuransi syariah khususnya di Aceh, kerja sama ini juga dimaksudkan untuk membuka wawasan baru mengenai besarnya peluang bisnis yang ditawarkan oleh asuransi syariah. (http://sunlife.co.id)

“Sun Life percaya bahwa asuransi syariah dengan nilai-nilai keutamaannya menawarkan manfaat yang besar bagi masyarakat luas, tanpa memandang latar belakang sosial dan kepercayaan yang dianut. Kami yakin nilai-nilai bisnis yang ditawarkan seperti adil, transparan dan universal, akan diterima dengan baik oleh masyarakat di manapun, termasuk di Aceh, yang memegang teguh nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Norman.***

Ditandai dengan:    

Artikel Yang Berkaitan

Tulis Komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Yang wajib diisi bertanda *

Link Serumpun

Silahkan berkunjung ke website kami…

TERIMA KASIH

ATAS KUNJUNGAN ANDA

جَــزَكُمُ اللهُ خَيْرًا جَــزِيْلاً

solusi masa depan anda